Warga Minta Pemkot Batu Kaji Ulang Pembangunan Cold Storage Senilai Rp 12,5 Miliar | Indonesia TIMES

Warga Minta Pemkot Batu Kaji Ulang Pembangunan Cold Storage Senilai Rp 12,5 Miliar

Jan 22, 2022 15:59
Lahan yang bakal dibangun cold storage di Kelurahan Dadaprejo.
Lahan yang bakal dibangun cold storage di Kelurahan Dadaprejo.

JATIMTIMES - Rencana pembangunan Cold Storage yang menelan biaya sebesar Rp 12,5 miliar di Kelurahan Dadapreno, Kecamatan Junrejo, Kota Batu tidak berjalan mulus. Sebab, warga sekitar menolak pembangunan yang akan dilakukan pada anggaran 2022 ini.

Penolakan tersebut dikarenakan akses jalan dianggap warga kurang memadai jika dilalui kendaraan besar. “Kami merasa jika akses jalan di kawasan itu masih kurang mendukung kalau dilewati kendaraan besar,” ucap warga Kelurahan Dadaprejo, Imam Suwandi.

Baca Juga : Sambil Gowes, Wali Kota Mojokerto Resmikan Taman Klebut

Rencana pembangunan Cold Storage tersebut memang sudah disosialisasikan kepada warga pada bulan Desember 2021 silam. Sayangnya dari sosialisasi tersebut, warga masih belum bisa memahami manfaat yang mereka dapatkan.

“Bulan Desember Dinas Pertanian sosialisasi kepada warga, dan baru sekali. Tapi masyarakat belum paham dan bertanya apa manfaatnya," ujar Imam.

Karena itu warga meminta kepada Pemkot Batu untuk kembali mengkaji rencana tersebut. Sebelumnya Pemkot Batu memiliki dua alternatif tempat selain di Kelurahan Dadaprejo. Dua lokasi alternatif yang dilirik yakni Desa Junrejo dan Desa Pandanrejo. Dari dua lokasi tersebut yang strategis dan layak di Kelurahan Dadaprejo.

“Banyak hal menguntungkan kalau ditempatkan di Kelurahan Dadaprejo. Salah satunya memudahkan distribusi hasil pertanian ke luar daerah karena wilayah ini pintu masuk Kota Batu,” ucap Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Sugeng Pramono.

Sementara itu Cold Storage rencananya memiliki kapasitas 300 ton yang menampung hasil pertanian Kota Batu. Lahan yang akan dimanfaatkan luasnya berkisar 5000-6000 meter persegi dari luas keseluruhan 10,2 hektare.

Baca Juga : Harga Minyak di Tulungagung Belum Semua Turun, Aturan 1 Harga Masih Bertahap

Keinginan Pemkot Batu segera merealisasikan pembangunan Cold Storage itu merupakan strategi mengantisipasi anjloknya harga sayur dan buah harga saat panen raya di Kota Batu. Biasanya ada sejumlah hasil pertanian yang kerap mengalami harga anjlok saat panen raya. Antara lain tomat, apel, cabai, dan bawang merah.

Sementara itu Cold Storage merupakan tempat penyimpanan untuk buah-buahan dan sayuran. Dengan alat pendingin tinggi itu, buah dan sayur bakal lebih awet sehingga bisa dipasarkan dengan harga lebih baik kalau pasaran sayur dan buah sudah normal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Cold Storage Kota Batu Sugeng Pramono

Berita Lainnya