INDONESIA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menanggapi isu Ferdinand Hutahaean yang mengaku sebagai kader Gerindra.

Hingga saat ini, Habib -julukan Habiburokhman- belum bisa memastikan status Ferdinand. Habib mengaku tidak mengetahui jika mantan pengurus DPP Partai Demokrat itu resmi menjadi kader dan memiliki kartu anggota Gerindra.

Namun, kata Habib, siapapun bisa menjadi kader Gerindra namun harus menyetujui dan menyetujui manifesto, sumpah kader, dan anggaran rumah tangga partai.

“Siapapun yang menerima dan menyetujui manifesto, sumpah kader, AD/ART Gerindra dapat menjadi anggota Partai Gerindra,” kata Habib, Selasa (7/2).

Ferdinand adalah mantan politikus Partai Demokrat yang menghadiri perayaan HUT ke-15 Gerindra di kawasan Ragunan, Jakarta, Senin (6/1) lalu. Saat itu, Ferdinand mengaku sebagai kader Gerindra.

Lebih lanjut, Habib menanggapi keinginan Ferdinand untuk mencalonkan diri sebagai caleg. Habib kemudian bersikeras agar Gerindra menggelar pemilu bertahap.

Tidak hanya itu. Habib juga menegaskan, setiap kader bisa menjadi calon jika lolos pemilu. “Nanti ada proses seleksi bertahap. Kalau bisa sampai tahap terakhir, baru bisa bersaing sebagai kandidat,” ujarnya.

Sebelumnya, Ferdinand mundur dari Demokrat pada 2020. Ferdinand sebelumnya terlibat kasus hukum ujaran kebencian atas cuitannya pada Januari 2022.

Dalam kasus itu, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN Jakpus) Jakarta Pusat memvonis Ferdinand lima bulan penjara pada April 2022. Ferdinand kedapatan menyebarkan berita bohong yang membuat heboh.

Klaim dirinya menjadi Kader Gerindra disampaikan Ferdinand usai peristiwa Gerindra. Saat itu, Ferdinand mengenakan seragam khas berwarna putih dengan saku di bagian dada.

“Saya bergabung dengan Gerindra sejak Januari 2023. Saya memilih Gerindra sebagai jangkar politik untuk memperjuangkan negara ke depan,” kata Ferdinand.

You May Also Like

Respon Anies Baswedan-Sandiaga Uno Soal Perjanjian Utang Piutang Rp 50 M Saat Pilkada 2017

INDONESIA – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Erwin Aksa mengungkapkan sudah ada…

Sah, Inilah Perubahan Jumlah Dapil dan Alokasi Kursi di Kabupaten Tulungagung

INDONESIA – Perubahan daerah pemilihan (dapil) di Tulungagung benar-benar menjadi kenyataan. Jika…

Ditunda, Pengumuman Pantarlih di Kabupaten Malang Masih Tunggu Restrukturisasi Jumlah TPS

Ilustrasi (Foto: Istimewa). INDONESIA – Penunjukan petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) di…

FKPOM Minta KPU Banyuwangi Tetap Laksanakan Lima Dapil Demi Menjaga Kondusifitas dan Kenyamanan Pemilu 2024

INDONESIA – Pengurus partai politik (partpol) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pimpinan…