Indonesia – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) tetap menggunakan prinsip tersebut Lingkungan, Sosial dan Tata Kelola (ESG), salah satunya di Stasiun Transceiver Dasar (BTS).

Sejak akhir tahun 2022, XL Axiata juga mulai menerapkan penggunaan baterai lithium sebagai pengganti genset.

Director & Chief Business Officer of Digital Transformation and Enterprise XL Axiata, Yessie D. Yosetya, mengatakan ESG telah menjadi isu global yang berdampak besar bagi keberlangsungan dan eksistensi organisasi.

“Khususnya di lini pengelolaan jaringan, kami melakukan modernisasi peralatan BTS menjadi Green BTS sehingga dapat menekan tingkat emisi sekaligus melakukan penghematan konsumsi energi,” ujarnya dalam keterangan resminya, Jumat (24/10). /2/2023). ).

Dalam menerapkan prinsip ESG pada peralatan BTS, XL Axiata melakukan modernisasi dengan menerapkan antara lain Green BTS yang meliputi Intelligent Ventilation Cooling System (IVS), penggunaan kipas DC, dan Air Conditioning (AC).

Penggunaan Green BTS secara signifikan dapat mengurangi konsumsi energi hingga 50 persen.

Jangkauan XL Axiata
Jangkauan XL Axiata

Modernisasi peralatan BTS telah dilaksanakan sejak tahun 2014.

Kini, program modernisasi ini telah mencakup lebih dari 90 persen BTS XL Axiata.

Selain itu, XL Axiata juga melakukan renovasi pada BTS lama yang menggunakan shelter besar yang membutuhkan energi besar untuk AC.

Shelter tersebut telah digantikan dengan perangkat BTS outdoor yang tidak memerlukan AC untuk mendinginkan ruangan.

BTS outdoor juga mampu mengurangi emisi dari penggunaan genset.

Seiring dengan kebutuhan mendesak untuk mengimplementasikan ESG, penggunaan BTS eksternal telah diterapkan XL Axiata sejak tahun 2017 di lebih dari 2.000 BTS dan akan terus diperluas.

Tak hanya itu, sejak akhir tahun 2022, XL Axiata berinisiatif menerapkan penggunaan baterai lithium sebagai pengganti genset.

Pada awal penggunaan baterai lithium hanya digunakan pada BTS di area tertentu yang membutuhkan pengisian baterai dalam waktu singkat.

Namun, dengan perkembangan teknologi terkini, baterai lithium ini dapat digunakan di semua area.

Ilustrasi XL Axiata. [Bay Ismoyo/AFP]
Ilustrasi XL Axiata. [Bay Ismoyo/AFP]

Selain itu, XL Axiata juga mengimplementasikan penggunaan Hybrid System Charge Discharge Battery (CDC) untuk BTS di daerah terpencil yang belum teraliri listrik.

Implementasi CDC XL Axiata berhasil menurunkan konsumsi solar rata-rata 54 persen.

Untuk memastikan efektivitas penerapan ESG, setiap tahun XL Axiata juga menghitung energi yang digunakan dan emisi yang dihasilkan.

Perhitungan ini merupakan bagian dari proses pemantauan sekaligus acuan dalam perencanaan efisiensi penggunaan energi untuk tahun-tahun mendatang.

XL Axiata terus berupaya menerapkan prinsip-prinsip ESG dengan mengacu pada target Global System for Mobile Communication Association (GSMA), yaitu menurunkan emisi karbon menjadi 0 pada tahun 2050 (Net Zero Emissions by 2050).

Diharapkan dengan membantu pengurangan emisi karbon menjadi 0, XL Axiata juga dapat berperan dalam mencegah bencana jangka panjang akibat perubahan iklim.

You May Also Like

Link Nonton A Witchs Love Sub Indo HD, Kisah Cinta Beda Usia Uhm Jung Hwa dan Park Seo Joon

Indonesia – Setelah menyuguhkan penampilan apik di serial terbarunya berjudul Dr Cha,…

Peluang Tim Indonesia di Grand Finals FFWS SEA 2024 Spring

Indonesia – Garena mengumumkan bahwa Ho Chi Minh City, Vietnam akan menjadi…

Anti Bosan, Begini Cara Ganti Background Chat WhatsApp Sesuai Kontak

Indonesia – Agar tidak bosan, pengguna WhatsApp kini bisa mengganti background chat…

Zoom PHK Pegawai Gegara Tekanan Investor

Indonesia – Platform video conference Zoom mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) ke…